Komplek Media Sosial

Ollo!

Melihat aktivitas di media sosial (medsos) dan ngobrol langsung dengan para pengguna, menurutku netizen bisa dibagi jadi beberapa kategori:
  1. Aktif posting, aktif komentar/likes/dll
  2. Aktif posting, jarang komentar/likes/dll
  3. Jarang posting, aktif komentar/likes/dll
  4. Jarang posting, jarang komentar/likes/dll (SR)
Tidak ada yang salah dengan 4 jenis netizen a.k.a socmed user itu. Hanya saja... Tetap harus mematuhi netiquette (internet etiquette). Let's say... Medsos (contohnya Facebook) kita analogikan sebagai komplek perumahan dan setiap user adalah RUMAH yg ada di komplek.

Ketika user posting sesuatu dan privacy diset ke "only me", apa yang dipost hanya ada di dalam rumah. Terserah deh mau post apapun, karena hanya si pemilik rumah yang tahu. Tapi ketika post diset sehingga orang lain bisa melihatnya, pemilik rumah menaruh hal itu di depan rumah.

Bukan masalah juga sih sebenarnya KALAU yang ditaruh itu layak dilihat oleh orang lain dan/atau dengan jumlah yang tidak terlalu banyak dalam waktu berdekatan (biar tidak "nyampah" di jalan). Tapi kalau tidak seperti itu, please please please... Jangan marah ketika ada penghuni rumah lain yang "membereskan jalan depan rumah"mu dan menegurmu. :p
"Ini akun gue. Bukan urusan lo apa yg gue post!"
Duh! Ketika kita post something yang bisa dilihat orang lain, kita memiliki kewajiban tak tertulis sebagai manusia untuk saling menghargai, menghormati, dan menyayangi, sehingga aktivitas kita di medsos HARUS menunjukkan hal itu.

Tenang... Ga harus melulu share post motivasi atau apalah itu. Curhat juga tidak apa-apa. Tapi penggunaan bahasa, intensitas, dan lainnya harus diperhatikan. Mau share foto, screen capture, atau apapun? Monggooo... Tapi pastikan tidak ada privacy yg dilanggar. Mau berbagi kebahagiaan? Silahkan! Tapi tetap ingat teman di media sosial (dan di dunia nyata) mungkin masih ada yg belum mendapatkan kebahagiaan seperti kita. :)

INGAT, hanya karena kamu pemilik rumah di komplek ini, bukan berarti jalan komplek hanya milikmu. Please, be wise in using social media. Patuhi NETIQUETTEnya. Hii... Serem lho kalau kesibukan di medsos bikin kita jadi lack of empathy dan intolerant.

Aku post ini bukan karena udah "bener" yaaa... Aku juga masih belajar untuk jadi netizen yang baik kok... Yuk belajar bersama! :)

Salam,
M

 

Komentar

Posting Komentar

Menurutmu gimana? :)

Postingan Populer