Tuesday, June 06, 2017

New Theme!

Inspired by Netflix's original series 13 Reasons Why, aku tergoda untuk menambah tema baru untuk blog ini:
Alasan Kenapa...
Tadinya mau "Reasons Why: [topik]", tapi kalau pakai Bahasa Inggris, postnya harus dalam bahasa yang sama juga. PR banget buat aku. Jadi aku pakai Bahasa Indonesia aja biar lebih mudah postnya. :3

Nah, yang masih aku pikirkan sampai sekarang adalah apakah aku akan bikin seperti 13RW yang ngejelasin 1 alasan per tape (or in this case post) atau dalam 1 post langsung jelasin semua alasan dari topik yang aku pilih sebelumnya. Aku baru menentukan ga mau matok harus ada berapa alasan di tiap topiknya karena aku tau akan ada topik dengan banyak banget alasan dan ada juga yang aku akan sulit memberikan alasan. :p

Anywaaay...

Next post will be my first Alasan Kenapa. Bisa tebak topik pertama yang akan aku post?

Regards,
M

Sunday, March 19, 2017

The Story of Us (Part 2)

Apa yang kamu tahu tentang aku?

Apakah kamu tahu mimpi burukku di malam-malam terakhir ini?
Mimpi yang membuatku terjaga.
Mimpi dengan konsep serupa.
Mimpi dengan pemeran utama yang sama.
Apakah kamu tahu mimpi burukku itu?

Apakah kamu tahu malam-malam yang aku lewati dengan berharap hal itu hanya sekedar mimpi?

Mungkin kamu tidak tahu itu.
Tapi aku tahu kamu tahu bahwa tidak semua harapan jadi nyata.

Malam ini, sebuah harapan sirna dan Sang Mimpi menjadi realita.

Terima kasih telah bercanda dengan rasa.

Love,
M

Friday, March 17, 2017

Terakhir

Pernah benar-benar berpikir dan merasa bahwa kamu akhirnya (hampir) mendapatkan yang selama ini kamu inginkan? Terasa menyenangkan, bukan? Apa yang kamu idamkan akhirnya semakin dekat dari jangkauan kamu. Kamu hanya perlu mengerahkan usaha terakhir hingga hal itu resmi berada di genggamanmu.

Tapi...

Bagaimana jika usaha terakhir itu yang justru menuntut pengorbanan terbesar kamu? Bagaimana jika untuk benar-benar mendapatkan hal itu kamu harus melakukan hal yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya? Bagaimana jika langkah terakhir yang harus kamu lakukan itu adalah langkah yang terberat?

Ketika itu yang terjadi, ada 3 pilihan yang dapat kamu lakukan:

  1. Mengerahkan segala kemampuan untuk meraihnya.
  2. Melepaskan kesempatan mendapatkan apa yang kamu inginkan.
  3. Membiarkan pihak lain yang memutuskan untukmu.

Apapun pilihanmu, selalu ada konsekuensi dan resiko yang mengiringinya. Pertanyaan sebenarnya cukup sederhana: Apakah kamu siap menjalankan konsekuensi dan menerima resiko dari pilihanmu?

Saat ini aku belum berani memilih, karena aku belum tahu apakah hal yang begitu aku inginkan dan butuhkan itu layak mendapat 'pengorbanan'ku.

Love,

M