Monday, April 15, 2013

I'm Made For Him

He's my bestfriend.
Nicest person I've ever known.
He cares.
He always there for me whenever he can.
He's my superman.
I need him.
And I don't want to lose my bestfriend.


But now...

He's not only my bestfriend.
He's my boyfriend too.

My precious man.
Charming as always.
Sweet and romantic on his way.
But he's annoying.
Because he, somehow, makes me want to pray and shout out loud...


I'm Made For Him.

Friday, April 05, 2013

Selamat Malam, Kamu...

Aku tahu saat ini kamu berada di alam bawah sadarmu, setidaknya itu yang aku pikirkan ketika kamu bilang ingin tidur duluan beberapa menit lalu. Biarkan aku tetap berpikir seperti itu. Biarkan doaku ikut bersama tidurmu. Menjagamu, ketika ragaku terpisah puluhan kilometer dari tubuhmu.
Mereka bilang aku jatuh cinta. Kepadamu? Tentu saja. Kamu, manusia menyebalkan, menggemaskan, sekaligus mengagumkan. Semua orang pasti sanggup melihat perasaanku. Tapi mereka tidak tahu aku jatuh cinta sejak pertama kepada kamu, sosok pria yang sanggup membuatku selalu berharap untuk memiliki tambahan waktu setiap hari, apabila waktu tak bisa berhenti, hanya untuk menikmati momen denganmu. Hanya demi bersama kamu.
Kamu tidak perlu membaca tulisan ini hanya untuk mengetahui perasaaku, karena aku sering mengungkapkannya. "Aku butuh kamu" adalah kalimat yang aku pilih sejak dulu, hingga beberapa bulan terakhir aku menemukan kalimat lain yang aku yakini. Aku sayang kamu. Kamupun sayang aku, setidaknya itu intepretasiku dari kalimat "love you" yang kamu berikan. Untaian kata pembuat rona merah pada pipiku dan pemicu adrenalin yang membuat jantungku berdegup lebih cepat.
Akang, ketika rindu tidak dapat "diobati" dengan tatap muka, semoga kita bertemu dalam doa.

Perempuan (yang kamu bilang) cantikmu,
-M