Wednesday, February 15, 2012

Kursus Kilat Menggunakan Twitter


Addicting social media
Sepertinya kalau kalangan muda belum pernah mendengar istilah Twitter, khususnya di kota besar, bisa dibilang norak, katro, udik, dan sebutan lainnya yang tepat untuk menggambarkan kondisi 'ga gaul' dan 'ga up tp date'. Hampir setiap remaja memiliki account social media ini, meski beberapa mungkin jarang ngetwit a.k.a update twitternya. Tidak hanya remaja yang 'terjerat' godaan socmed yang mampu memberi informasi dalam 140 karakter, kaum yang lebih tua pun ikut membuat akun twitter dengan berbagai tujuan. Dari rakyat biasa hingga politisi dan sosialita ikut meramaikan Twitterland. Artis dan selebritis? Jangan tanya! Official account para public figures sudah banyak berkeliaran. Twitter adalah salah satu media sosial yang ajaib karena mampu 'menggoyangkan' dunia nyata hanya dalam sekejap. Kejadian yang terjadi dalam realita begitu cepat tersebar melalui Twitter. Hebat, bukan?

Aku pun bergabung di Twitter sudah cukup lama, entah pertengahan 2009 atau 2010, meski baru aktif akhir 2010. Seperti jejaring sosial dan media sosial lain, aku mencoba untuk explore sendiri. Aku cari tahu istilah-istilah dan fungsi yang terdapat di Twitter:
  1. Tweet: Kabar atau informasi yang kita tulis dalam 140 karakter
  2. Following: Akun yang kita ikuti (follow) tweetnya
  3. Timeline: Halaman tempat munculnya tweet yang kita tulis dan following
  4. Follower: Akun yang mengikuti tweet kita
  5. Mention: Memasukan akun lain dalam tweet yang kita tulis
  6. Reply: Membalas tweet akun lain (bisa tweet biasa atau yang mention akun kita)
  7. Old Style Retweet: Mengirim ulang tweet akun lain yang dapat ditambahkan dengan komentar kita
  8. New Style Retweet: Langsung mengirim ulang tweet akun lain (forward)
  9. Direct Message: Pesan yang dapat dikirim langsung pada akun yang menjadi follower kita.
  10. Trending Topic: Topik yang sering dibicarakan selama seharian (World Wide dan Local)
Tweet, mention, reply, dan RT akan muncul pada TL kita dan follower. Tapi DM hanya dapat dibaca oleh orang yang kita kirimi. Sejauh ini mengerti? Kalau iya, akan aku lanjutkan pada alasan mengapa aku menulis post ini. Kalau belum mengerti? Silahkan baca ulang dari awal sampai mengerti. ;)

Hingga detik aku tulis post ini, followingku ada 327, yang terdiri dari berbagai lapis kalangan. Mostly teman-teman yang sudah aku kenal di dunia nyata. Meski ada lebih dari 300 account yang aku follow, tidak semua aktif ngetwit. Tapi tetap saja tweet yang menghiasi TLku bervariasi. Aku tidak bermasalah dengan hal itu, karena itulah 'akibat' yang harus aku tanggung karena memfollow ratusan akun. Yang membuatku terganggu adalah 'ngobrol' dengan fasilitas RETWEET. Lebih parah lagi sudah ngobrol dengan cara saling RT, tweetnya pun sudah over character sehingga memanfaatkan twitlonger. It's so damn annoying, you know!!!

Kalau memang ingin ngobrol, kalian bisa saling memanfaatkan fasilitas REPLY, bukan RT. Kalau lupa tweet sebelumnya, ada yang namanya CONVERSATION. Kalian bisa lihat di situ. Seandainya tweet yang kalian RT memang penting untuk dikomentari dan berguna bagi follower kalian, ga apa-apa. Kalau cuma penuhin TL? Grrr. Sudah beberapa orang yang aku unfollow karena mengganggu kenyamanan TL aku. Beberapa temanku bilang, "yaudah sih... Mute aja.". Aku lebih memilih untuk langsung unfollow orang dibanding masih memfollownya, tapi aku bisukan tweetnya sehingga tidak muncul di TL. Untuk apa aku memfollow orang yang tweetnya dengan sengaja tidak aku lihat?

Use it wisely, guys!

Follow
 @MediaTami

Tuesday, February 14, 2012

Satu Hari Berjudul Valentine's Day

Sudah lama ingin menulis tentang label yang diberikan untuk setiap tanggal 14 Februari: Hari Valentine.

Aku adalah seorang muslim yang hidup di tengah-tengah dominasi Islam. Otomatis perilaku aku pun diharapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan masyarakat. Di sekolah pun aku diajarkan bahwa "seseorang adalah bagian dari suatu kaum apabila ikut merayakan yang kaum itu rayakan". Contoh sederhananya adalah seorang muslim dilarang memberi ucapan natal karena dianggap ikut merayakan natal. Untuk hal ini, akan aku share di kesempatan lain. Selain itu, aku pun 'diajarkan' untuk tidak merayakan, bahkan sekedar mengucapkan, Valentine's Day, karena dalam Islam tidak ada Hari Valentine.

Dimulai dari SMP hingga SMA, ada gosip setiap Februari tanggal 14, akan ada razia cokelat di sekolah. Silly! Valentine mungkin identik dengan cokelat, tapi membawa cokelat setiap 14 Februari bukan berarti merayakan Valentine! Lagipula, apa masalahnya membawa cokelat ke sekolah untuk diberi kepada orang yang disuka?

Aku ga akan bahas tentang sejarah Valentine. Panjang. Tapi terlepas dari sejarah dan latar belakang V Day, pernahkah kamu melihat Hari Valentine sebagai momen ketika orang-orang berani mengungkapkan sayangnya?
Sadarkah kamu bahwa orang-orang lebih berani untuk mengungkapkan cinta dalam rangka Valentine?

Kalau kamu hanya melihat Valentine's Day dari sisi "itu bukan tradisi Islam!", kamu akan mentok terus-terusan di situ, tanpa sadar fenomena sebenarnya yang terjadi dalam Hari Merah Jambu ini. Awalnya aku juga 'alergi' terhadap V Day, walaupun tetap makan cokelat yang aku dapat. Tapiii... Aku sadar banyak hal yang terjadi di hari ini dan tidak semua keberanian yang ada adalah baik. Ada yang menjadikan V Day sebagai momen yang pas untuk have sex dengan pasangannya, meski belum menikah (dan masih dibawah umur!). Tentu saja ini bukan hal yang baik. Karena itu aku coba untuk 'nyemplung' agar bisa melihat sisi lain dari Valentine dan membantu generasi muda agar tetap menjadikan hari ini sebagai momen yang positif.

Kalau kamu beralasan "Ngungkapin cinta kan ga harus pas Valentine", aku setuju. Setuju banget! Tapiii... Tidak semua orang mampu dengan mudah untuk mengungkapkan cintanya. Karena itu aku bilang V Day adalah momen yang, somehow, memberi energy boost bagi orang-orang tertentu dalam mengungkapkan cinta. Kalau kamu mudah mengungkapkannya, bersyukurlah. Kalau tidak?

Kalau menurutmu "Valentine kan ga harus sama pasangan!", kamu benar. Tapiii... Kalau sama teman-teman atau keluarga, bisa setiap hari kan? :p Lagipula kalau kamu memang punya pasangan, kamu akan cenderung memilih untuk bersama pasangan. Kalau punya ya... V Day termasuk romantic day.

Untuk 'merayakan' V Day, ga harus ada cokelat, bunga, parfum, atau hadiah lainnya. Cukup bersikap lebih manis dan romantis dari biasanya. Sederhananya, V Day adalah momen yang pas untuk bersikap romantis pada setiap orang. Kamu bisa lebih sering tersenyum. Kamu juga bisa bagi-bagi cokelat atau permen atau apapun itu pada orang lain dengan alasan "happy Valentine's day!". Iya kan?

Sekian pendapat aku tentang Valentine's Day. Have a positive love.

Spread the love.
Mediatami

Monday, February 13, 2012

(Pernah) Cinta (?)

Merasa sedikit bingung dengan judul post ini? Sama. Aku pun bingung mencari judul yang pas untuk post ini. Tapi, karena aku adalah orang yang baik hati, maka aku akan menjelaskan alasan mengapa aku memilih '(Pernah) Cinta (?)' sebagai judul post ini... Setelah kita ngobrolin beberapa info di dunia hiburan, umm, gosip lebih tepatnya. ;)

Kisah nyata yang akan aku bahas sekarang adalah tentang seorang public figure, artis ganteng yang saat ini menjabat sebagai bupati di sebuah daerah di luar Jawa, Zumi Zola. Pria lajang ini dilaporkan oleh Bernali Something a.k.a Aldi, (mantan) suami Farnita, atas tuduhan perzinahan. Yup! Menurut penuturan Aldi, Farnita (saat itu masih berstatus istrinya) berselingkuh DAN melakukan hubungan seksual dengan Zola.

Lets skip the whole story.

Poin penting menurutku: 
  1. Suami melaporkan pihak ketiga karena telah melakukan perzinahan dengan istrinya
  2. Ketika melaporkan, suami dan istri tersebut dalam proses perceraian
  3. Pihak ketiga pernah meminta maaf kepada suami sebelum ada kasus pelaporan
  4. Kurang informasi dari pihak istri
  5. (Mantan) Suami membeberkan bukti berupa foto perzinahan antara (mantan) istri dan pihak ketiga
Dalam kasus Zola-Farnita-Aldi, yang paling mengumbar kisah adalah Aldi, karena merasa dirinya-lah korban dari perselingkuhan ini. Mungkin memang benar kenyataannya seperti itu. Aku turut prihatin. TAPIII... Mengumbar bukti foto telanjang sang (mantan) istri di media menurutku tindakan yang ceroboh. Mengapa? Masyarakat mungkin bisa mengerti bahwa Aldi yang menjadi pihak teraniaya dalam kasus ini. Aldi berhak sakit hati atas perlakuan orang yang dicintainya. Meskipun demikian, seorang mantan suami tetap harus menghormati sang mantan istri. Apakah karena sudah bercerai, lalu putus hak dan kewajiban? Well, untukku tidak segampang itu. Baik mantan suami maupun istri harus saling menjaga dan menghormati mantan pasangannya. Salah satunya adalah dengan tidak sesumbar foto 'mesum' mantan pasangan dengan dalih bukti untuk kasus.

Aku memang tidak mengikuti kasus ini secara jelas dan lengkap, karena inti kasusnya tidak menarik. Yang membuat aku tertarik adalah sikap dari Aldi sebagai mantan suami. Alasan judul post aku adalah ini. Masih atau pernah mencintai seseorang, seharusnya manusia tetap bertanggung jawab atas hal yang berhubungan dengan cintanya itu. Idealnya manusia tetap saling menjaga, menghormati, dan menghargai. Bukankah itu esensi cinta? Baik masih ataupun pernah.


In my very honest opinion.
Correct me if I'm wrong.

Mediatami

Wednesday, February 01, 2012

Kejutan Lain Dari Jurusan Untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Aku ga suka kejutan, meski hidup sendiri penuh kejutan. Tapi aku suka memberi kejutan bagi orang lain, kejutan yang baik tentunya. Berbicara tentang kejutan, aku ingin menceritakan latest surprise dari jurusanku tercinta yang aku dapat pagi ini. 

 Seperti biasa, kalau buka FB, aku selalu menyempatkan diri untuk mampir ke group KMBKR'08. Aku baca post dari Muchti yang menginfokan bahwa menurut salah satu staf jurusan yang saat ini sedang hamil (seriously, kehamilan dia ga ada hubungannya dengan info dari Muchti):
Angkatan 2008 WAJIB mengambil mata kuliah Logika seperti 2011
Mengapa? Karena 2008 menggunakan kurikulum baru (tapi masih percobaan). Yang bikin ngaco, jurusan ga mau bukain kelas untuk 2008 di semester ini (baca: semester 8), tapi akan dibuka kelas untuk SP. DUIT LAGI, SOB!!!
Setelah chatting dengan Muchti dan Velli, kami sepakat untuk ikut MK di kelas reguler, bareng 2011 atau 2009. Entahlah. MK itu memiliki 2 dosen pengampu, Kak Aip dan Pak Yang-Tidak-Disukai-Angkatan-2008. Kami sepakat untuk input kode seksi 1512 yang dosennya Kak Aip.
'Kejutan Tahun Akhir'

Ga kurang gila jurusanku? Mahasiswa tingkat akhir yang (harusnya) cuma ambil skripsi, tiba-tiba disuruh ambil MK baru dan wajib. Mentang-mentang sks yang diambilnya sedikit, bukan berarti bisa semena-mena gini. Grrr. Kejutan yang 'menyenangkan'. Aku sih ga masalah ambil mata  kuliah ini. Garing juga kalau cuma 4 sks. :p
KRS semester 096 a.k.a 8

Berapa sks yang aku ambil semester ini? 6 sks. Penelitian Pendidikan dan Konseling 4 sks dan Logika 2 sks. Skripsi? Semester depan.


Mahasiswa Tingkat Akhir,
Mediatami